Arogansi Intelektual, Adakah dalam Diri Kita?
Assakamualaykumwarahmatullahiwabarokaatuh (jawab ya salamnya... )
Akhirnya saya bisa ngepost suatu materi nih yang insya Allah bermanfaat bagi para pembaca sekalian, oke langsung ke topik aja ya...
Arogansi intelektual, hemmm apakah kalian pernah mendengar kata-kata ini sebelumnya, mungkin secara terpisah kalian sudah pernah mendengar kata-kata tersebut tapi jika disatukan mungkin jarang yang pernah mendengar ya, oh ya sebenarnya meteri ini saya dapatkan ketika saya mengikuti forum diskusi di kampus, sebenarnya sudah lama juga sih, tapi baru niat membagikannya sekarang hehehehe... OKE LANJUT !!
Arogansi intelektual (ini definisi dari saya sendiri yaa) adalah sikap manusia, dimana dia sudah merasa lebih atau sombong dikarenakan ilmunya yang dia punya, jika kita lihat hal ini memang benar adanya, biasanya semakin tinggi ilmu seseorang (biasanya ditandai dengan tingginya gelar akademik) semakin somobng dan angkuhnya yang dia miliki. Contoh nih saya sendiri juga pernah mengalami hal itu, merasa sudah mengerti dan menguasai suatu materi saya merasa diatas angin, jika kita melihat dari segi moral, tentu saja hal ini tidak baik, apalagi jika kita melihat dari segi ISLAM, agama saya dan agama mayoritas masyarakat indonesia, tentu saja hal ini tidak dibenarkan, karena yang boleh mempunyai sifat sombong hanya ALLAH SWT. kita sebagai hamba yang hina ini, tidak sepatutnya untuk sombong. seperti firman ALLAH yan berbunyi
"Dan janganlah engkau berjalan di muka bumi dengan sombong." (al-Isra': 37)
Lalu bagaimana nih cara menghilangkan rasa sombong, terutama arogansi intelektual kita ini? okeh ini dia..
1. selalu ingatkan diri bahwa ilmu yang kita punya bukanlah MILIK KITA tetapi milik yang MAHA MENGETAHUI, kita ini hanya DITITIPKAN ilmu ilmu tersebut.
2. jangan berpuas diri dengan ilmun yang dipunya, karena menurut saya ini adalah cikal bakal dari arogansi intelektual, jadi selalulah merasa haus akan ilmu dan ingat dedikasikanlah ilmu tersebut ke hal yang bermanfaat
3.buat sittuasi atau lingkungan yang kondusif, maksudnya kita ciptakan lingkungan agar sifat arogansi intelektual ini tiddak berkembang, contohnya dengan saling mengingatkan, lalu jangan hanya mengingatkan saja, tapi juga jalankan buatlah diri sebagai panutan
4.jangan mudah terbuai dengan pujian orang lain, terkadang karena hal ini lah salah satu faktor yang menyebabkan lahirnya sikap arogansi intelektual
5. selalu perbarui niat, ingat kita untuk apa menuntut ilmu ini, akan lebih baik jika menuntut ilmu dan sikap sikap kita sehari hari dilakukan karena ALLAH
6. untuk calon orang tua dan pendidik ( haha saya dong) untuk meminimalisir sang anak untuk mempunyai sifat arogansi intelektual, tanamkan nilai nilai akhalkul karimah sejak dini, jangan hanya nilai-nilai kognitif nya saja yang diperhatikan dan dikembangkan, tetapi nilai afektif terutama nilai nilai sikap islami harus diprkatekan, bukan hanya sebatas teori , membuang sampah ke tempatnya itu lebih baik daripada mengucapkan hadits tentang kebersihan sebagian dari iman sampai sepuluh kali tap tak ada aksi..
7. ubah pola pikir bahwa ilmu itu untuk DIAMALKAN dan dapat BERMANFAAT bagi orang lain, sering sering lah berbagi ilmu dengan kawanmu, tetapi hati hati dengan niatnya jangan sampai tersirat untuk MEMAMERKAN ilmu tersebut.
oke mungkin saya sudahi dulu tulisan saya kali ini, hehehe banyak juga kan tipsnya, saya sendiri juga belum tentu bisa menjalaninya semua, tapi tidak ada salahnya jika kita sma sama mencoba agar menjadi insan yang lebih baik di mata sang PENCIPTA bukan di mata MANUSIA.
oke see u again..
wassalamualaykumwaraohmatullahiwabarokaatuh ( jawab ya salamnya ....)
Akhirnya saya bisa ngepost suatu materi nih yang insya Allah bermanfaat bagi para pembaca sekalian, oke langsung ke topik aja ya...
Arogansi intelektual, hemmm apakah kalian pernah mendengar kata-kata ini sebelumnya, mungkin secara terpisah kalian sudah pernah mendengar kata-kata tersebut tapi jika disatukan mungkin jarang yang pernah mendengar ya, oh ya sebenarnya meteri ini saya dapatkan ketika saya mengikuti forum diskusi di kampus, sebenarnya sudah lama juga sih, tapi baru niat membagikannya sekarang hehehehe... OKE LANJUT !!
Arogansi intelektual (ini definisi dari saya sendiri yaa) adalah sikap manusia, dimana dia sudah merasa lebih atau sombong dikarenakan ilmunya yang dia punya, jika kita lihat hal ini memang benar adanya, biasanya semakin tinggi ilmu seseorang (biasanya ditandai dengan tingginya gelar akademik) semakin somobng dan angkuhnya yang dia miliki. Contoh nih saya sendiri juga pernah mengalami hal itu, merasa sudah mengerti dan menguasai suatu materi saya merasa diatas angin, jika kita melihat dari segi moral, tentu saja hal ini tidak baik, apalagi jika kita melihat dari segi ISLAM, agama saya dan agama mayoritas masyarakat indonesia, tentu saja hal ini tidak dibenarkan, karena yang boleh mempunyai sifat sombong hanya ALLAH SWT. kita sebagai hamba yang hina ini, tidak sepatutnya untuk sombong. seperti firman ALLAH yan berbunyi
"Dan janganlah engkau berjalan di muka bumi dengan sombong." (al-Isra': 37)
Lalu bagaimana nih cara menghilangkan rasa sombong, terutama arogansi intelektual kita ini? okeh ini dia..
1. selalu ingatkan diri bahwa ilmu yang kita punya bukanlah MILIK KITA tetapi milik yang MAHA MENGETAHUI, kita ini hanya DITITIPKAN ilmu ilmu tersebut.
2. jangan berpuas diri dengan ilmun yang dipunya, karena menurut saya ini adalah cikal bakal dari arogansi intelektual, jadi selalulah merasa haus akan ilmu dan ingat dedikasikanlah ilmu tersebut ke hal yang bermanfaat
3.buat sittuasi atau lingkungan yang kondusif, maksudnya kita ciptakan lingkungan agar sifat arogansi intelektual ini tiddak berkembang, contohnya dengan saling mengingatkan, lalu jangan hanya mengingatkan saja, tapi juga jalankan buatlah diri sebagai panutan
4.jangan mudah terbuai dengan pujian orang lain, terkadang karena hal ini lah salah satu faktor yang menyebabkan lahirnya sikap arogansi intelektual
5. selalu perbarui niat, ingat kita untuk apa menuntut ilmu ini, akan lebih baik jika menuntut ilmu dan sikap sikap kita sehari hari dilakukan karena ALLAH
6. untuk calon orang tua dan pendidik ( haha saya dong) untuk meminimalisir sang anak untuk mempunyai sifat arogansi intelektual, tanamkan nilai nilai akhalkul karimah sejak dini, jangan hanya nilai-nilai kognitif nya saja yang diperhatikan dan dikembangkan, tetapi nilai afektif terutama nilai nilai sikap islami harus diprkatekan, bukan hanya sebatas teori , membuang sampah ke tempatnya itu lebih baik daripada mengucapkan hadits tentang kebersihan sebagian dari iman sampai sepuluh kali tap tak ada aksi..
7. ubah pola pikir bahwa ilmu itu untuk DIAMALKAN dan dapat BERMANFAAT bagi orang lain, sering sering lah berbagi ilmu dengan kawanmu, tetapi hati hati dengan niatnya jangan sampai tersirat untuk MEMAMERKAN ilmu tersebut.
oke mungkin saya sudahi dulu tulisan saya kali ini, hehehe banyak juga kan tipsnya, saya sendiri juga belum tentu bisa menjalaninya semua, tapi tidak ada salahnya jika kita sma sama mencoba agar menjadi insan yang lebih baik di mata sang PENCIPTA bukan di mata MANUSIA.
oke see u again..
wassalamualaykumwaraohmatullahiwabarokaatuh ( jawab ya salamnya ....)
Komentar
Posting Komentar